Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/ANGGOTA DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN BERTEMU KETUA MAHKAMAH AGUNG

ANGGOTA DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN BERTEMU KETUA MAHKAMAH AGUNG

okho
•

JAKARTA "“ HUMAS, Bertempat di ruang Ketua Mahkamah Agung Gedung Mahkamah Agung, anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2009 "“ 2014 bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung pada Rabu, 17 Februari 2010. Hadir pada pertemuan itu Jimly Assidique, Siti Fadilah Supari, Meutia Hatta, dan Widodo AS.Pihak Mahkamah Agung dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Non Yudisial, Ketua Muda Pembinaan, dan Ketua Muda Tata Usaha Negara.

Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berakhir pukul 11.30 WIB. Dalam keterangan persnya, Jimpy Assidique menyampaikan tujuannnya bertandang ke Mahkamah Agung. " Kami membahas upaya "“ upaya pembaruan di pengadilan, termasuk di dalamnya masalah Undang "“ Undang, putusan dan eksekusi, khususnya Tata Usaha Negara". (ifh/wea/ats/edy)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•