Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MAHKAMAH AGUNG RI MELANTIK PANITERA PENGGANTI

KETUA MAHKAMAH AGUNG RI MELANTIK PANITERA PENGGANTI

okho
•
Bagikan:

Jakarta "“ Humas: Ketua Mahkamah Agung RI Dr. H. M. Hatta Ali, SH.,MH melantik lima orang sebagai Panitera Pengganti pada Mahkamah Agung, berdasarkan keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia No: 85 / KMA / SK / V / 2013 tanggal 16 Mei 2013 tentang pengangkatan sebagai Panitera Pengganti.

Adapun ke lima orang tersebut yang dilantik adalah sebagai berikut: 1.Frensita Kesuma Twinsasi, SH., M.Si., MH 2.Rudi Rafli Siregar, SH., MH 3.A . Bondan, SH 4.Endrabakti Heris Setiawan, SH 5.Judika Martine Hutagalung, SH

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang non Yudisial, Ketua Kamar Militer, Ketua Kamar Pengawasan, Ketua Kamar Pembinaan, para pejabat Eselon I dan II, serta undangan lainnya. (humas "“ MA)

Bagikan Informasi Ini

Bantu sebarkan informasi resmi ini melalui tautan atau kanal media sosial berikut.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•