Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KMA MENERIMA KUNJUNGAN WALI NANGROE ACEH DARUSSALAM

KMA MENERIMA KUNJUNGAN WALI NANGROE ACEH DARUSSALAM

pepy

Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin menerima kunjungan Wali Nangroe Aceh Darussalam Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, pada hari Selasa, 23 Juli 2024, bertempat diruang Ketua Mahkamah Agung

Pada kunjungan ini Wali Nangroe Aceh Darussalam mengatakan harapannya untuk penguatan keberadaan Mahkamah Syar'iyah Aceh dan Mahkamah Syar'iyah di kabupaten/kota se-Aceh. Hal ini untuk mendukung pelaksanaan syariat Islam di Aceh secara menyeluruh. Setelah 17 tahun lamanya Mahkamah Syar’iyah/ Mahkamah Syar’iyah Aceh ternyata belum mendapat perhatian yang memadai dari Pemerintah Daerah Aceh.

Ke depan Wali Naggroe Aceh Darussalam bertekad akan mencurahkan perhatiannya kepada Mahkamah Syar’iyah Aceh dan Mahkamah Syar’iyah kabupaten/kota di Aceh agar dapat menjalankan tugas peradilannya.

Sementara itu Ketua Mahkamah Agung Prof. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H menyambut baik permintaan Wali Nanggroe Aceh Darussalam dan menyatakan komitmennya untuk membantu penguatan Mahkamah Syar'iyah Aceh. Selaku aparatur peradilan yang bertugas lebih dari 10 tahun di Aceh, Beliau sangat mendukung upaya Pemerintah Daerah Aceh dalam melaksanakan penegakan hukum Syariat Islam di Aceh. Pimpinan Mahkamah Agung siap mendukung program-program yang bertujuan untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Aceh, apalagi berkaitan dengan kemajuan Mahkamah Syar’iyah Aceh dan Mahkamah Syar’iyah se wilayah Mahkamah Syar’iyah Aceh dalam melaksanakan tugas dan fungsi peradilan Islam di Aceh.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas peradilan syariat Islam di Aceh, ujar Ketua MA

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisia, Waki Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Kepala Biro Perencanaan MA dan Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Biereun dan Takengon serta para undangan lainnya. (Humas)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.