KMA : "THE MAN BEHIND THE GUN"
BENGKULU-HUMAS.English VersionHal tersebut diungkapkan Ketua Mahkamah Agung, Bagir Manan, dalam acara peresmian gedung Pengadilan Agama Arga Makmur, Senin (07/07) sore di Ibu Kota Kabupaten Bengkulu Utara yang diresmikan tepat pukul 16.35 sore hari ditandai dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan gong.
Bagir Manan menerangkan, bahwa pada dasarnya fungsi pengadilan adalah fungsi pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh warga pengadilan haruslah mengenali masyarakat dengan sebaik-baiknya, agar pelayanan yang diberikan betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat.
Esensi hukum bukanlah aturan-aturannya itu sendiri. Tapi, bagaimana agar hukum itu dijadikan sebagai suatu instrumen untuk menjamin ketertiban masyarakat. Lebih jauh dari itu, hukum haruslah dijadikan sebagai sebuah fasilitas, yang memberi kemudahan bagi masyarakat, sehingga menjadikan masyarakat hidup secara nyaman dan tenteram.
"Oleh karena itu, setelah pengadilan mempunyai gedung baru dan megah, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih mudah dan nyaman, jika berhubungan dengan pengadilan. Bukan sebaliknya.", jelas Bagir Manan.
Bahkan kalau bisa, jika mempunyai masalah hukum, masyarakat tidak usah datang ke pengadilan. Cukup diselesaikan oleh masyarakat itu sendiri secara damai. "Sistem di negara-negara maju, sekarang, sedang berkembang ke arah sana", tambah Bagir Manan.
Lebih lanjut Bagir Manan menjelaskan kualitas SDM yang harus dimiliki oleh segenap jajaran pengadilan. SDM yang diharapkan adalah SDM yang mempunyai ilmu pengetahuan yang luas, ketrampilan yang bagus, leadership yang baik, integritas dan disiplin yang tinggi, serta mau bekerja keras. "Para hakim, seluruh pejabat dan staf pengadilan haruslah berusaha terus meningkatkan kualitas diri masing-masing. Sumber daya manusia memegang peran yang sangat penting dalam menjalankan suatu organisasi. Selain sarana prasarana dan fasilitas lainnya, SDM merupakan unsur yang sangat menentukan dalam mencapai keberhasilan organisasi. The man behind the gun, ibarat sebuah nyanyian, penyanyi adalah faktor yang sangat menentukan. Sebaik apapun suatu nyanyian, kalau penyanyinya tidak baik, maka lagunyapun akan kurang disenangi orang", ujar Bagir Manan menegaskan.
Ketua PTA Bengkulu, Matardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa pembangunan gedung PA Arga Makmur dimulai sejak 1981 di atas tanah seluas 500 m2. Gedung yang hanya berukuran 150 m2 itu sungguh sangat memprihatinkan untuk sebuah pengadilan. Namun dalam perkembangannya, sungguh sangat menggembirakan. Kini, PA yang terletak di jalan protokol, Jln. Prof. M. Yamin, SH No 68, ini menempati lokasi seluas lebih dari 6.000 m2. Gedung kantor bertingkat dua, seluas 1.000 m2 nampak sangat megah dan mewah untuk ukuran Kabupaten Bengkulu Utara. Gedung yang menghabiskan dana Rp 2.599.000.000,- ini, juga dilengkapi dengan rumah dinas type 120 dan sebuah mushola yang mungil dan asri.
Halaman yang luas ditutupi aspal hitam yang cukup berkualitas dan membawa keindahan lingkungan. Pekerjaan halaman dan pengaspalan merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.
Pemda juga memberi bantuan tanah 1 hektar, yang diperuntukan bagi rumah dinas para pejabat dan karyawan PA. "Walaupun PA itu instansi vertikal, tapi kami juga bangga jika pengadilan itu mempunyai fasilitas yang baik", jelas Bupati Bengkulu Utara, Ir Imran, yang lulusan UNISBA saat Prof. Bagir Manan sebagai rektornya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Bengkulu, HM Syamlan, Lc, mengharapkan agar dengan peresmian gedung PA, kesadaran hukum masyarakat akan semakin tinggi. "Semakin tinggi kesadaran hukum suatu bangsa, akan semakin maju bangsa itu", tegas Wagub.
Setelah peresmian gedung oleh Ketua Mahkamah Agung dan pengguntingan pita oleh Ny. Komariah Bagir Manan, acara dilanjutkan dengan launching situs yang dilakukan oleh Bagir Manan di ruang sidang utama.
Situsweb yang dibangun dalam rangka pelaksanaan SK KMA Nomor 144 tahun 2007 tentang Keterbukaan Informasi Di Pengadilan, yang diresmikan itu terdiri dari 5 situsweb, yaitu www.pta-bengkulu.net, www.pabengkulu.com, www.paargamakmur.com, www.pamanna.com dan www.pacurup.com.
Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, kepada Badilag.net mengungkapkan rasa gembira dan apresiasinya atas peresmian gedung dan situsweb se wilayah PTA Bengkulu ini. Wahyu Widiana mengingatkan pesan Bagir Manan, bahwa yang penting adalah SDMnya, ujarnya. (badilag.net/ipin/ws)
