Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/MAHKAMAH AGUNG ADAKAN SELEKSI UJIAN TERTULIS CALON HAKIM AD HOC TIPIKOR TAHAP XVIII tahun 2022

MAHKAMAH AGUNG ADAKAN SELEKSI UJIAN TERTULIS CALON HAKIM AD HOC TIPIKOR TAHAP XVIII tahun 2022

rudy

Jakarta – Humas : Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung, Dr. Suhadi, S.H., M.H selaku Ketua panitia seleksi Calon Hakim Ad Hoc tindak pidana korupsi tahap XVIII tahun 2022 membuka secara resmi ujian seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor tahap XVIII, pada hari Rabu, 7/9/2022, bertempat diaula Pengadilan Tinggi Jakarta.

Ujian seleksi Cakim Ad Hoc Tipikor serentak diadakan diPengadilan Tinggi seluruh Indonesia, untuk tahap XVIII ini diikuti oleh 390 peserta, terdiri dari 205 untuk calon Hakim Ad Hoc Tipikor untuk pengadilan Tingkat Pertama dan 185 peserta untuk calon Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Tingkat Banding, yang diadakan dua sesi, meliputi sesi essai dan sesi membuat putusan.

Dalam pelaksanaan ujian seleksi Cakim Ad Hoc Tipikor di Pengadilan Tinggi Jakarta, turut juga dihadiri oleh Hakim Agung Kamar Pidana, Dirjen Badan Peradilan Umum, Ketua dan Wakil Pengadilan Tinggi Jakarta serta Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung. (Humas)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.