Mahkamah Agung RI Dorong Integrasi Standar Pelatihan Hakim Asean Tentang TPPO
Kuala Lumpur – Humas: Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) berpartisipasi dalam Regional Writeshop on Integration of the Model Professional Development Program for ASEAN Judges on Trafficking in Persons yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 23–24 September 2026.
Dalam sambutan pembukaan, Hakim Agung MA RI, Lucas Prakoso menyampaikan bahwa perdagangan orang bukan semata-mata persoalan hukum, melainkan juga persoalan kemanusiaan. Menurutnya, modus perdagangan orang saat ini semakin kompleks, termasuk keterkaitannya dengan online scam, cryptocurrency fraud, dan berbagai bentuk kejahatan berbasis teknologi lainnya.
Oleh karena itu, sistem peradilan perlu memiliki kemampuan untuk melihat kondisi dan bentuk eksploitasi yang melatarbelakangi suatu perbuatan.
Lucas Prakoso juga menegaskan bahwa Model TIP Program yang telah direvisi merupakan struktur dasar dan standar minimum yang perlu diintegrasikan ke dalam program pendidikan dan pelatihan hakim di setiap negara ASEAN. Integrasi tersebut perlu disesuaikan dengan sistem hukum, kelembagaan, serta kondisi masing-masing negara.
Pada kesempatan yang sama, Indonesia turut berbagi pengalaman mengenai penerapan Model TIP Program dalam program nasional. Frensita Kesuma Twinsani, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, memaparkan pengalaman adaptasi program tersebut ke dalam pendidikan dan pelatihan hakim nasional. Sementara itu, Dodik Setyo Wijayanto, Hakim Yustisial Mahkamah Agung, menyampaikan analisis putusan perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Indonesia periode 2019–2023 beserta relevansinya dengan integrasi Model TIP Program.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Council of ASEAN Chief Justices (CACJ) Working Group on Judicial Education and Training (WG-JET), yang diketuai bersama oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Mahkamah Agung Filipina, dengan dukungan dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan ASEAN-Australia Counter Trafficking Program.
Para perwakilan lembaga peradilan se-ASEAN dalam gelaran ini membahas integrasi Model Professional Development Program for ASEAN Judges on Trafficking in Persons (Model TIP Program) ke dalam program pendidikan dan pelatihan hakim di masing-masing negara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Andi Julia Cakrawala, serta Hakim Yustisial, Andhy Martuaradja dan Rizkiansyah. (rzky/ds/DI/Photo:rzky)
