TUT WURI HANDAYANI
Jakarta-Humas: Agenda Rakernas diawali dengan Munas IPASPI (Ikatan Panitera/Sekretaris Pengadilan Indonesia) dengan tema Mendukung Pemberdayaan Pengadilan Tingkat Banding sebagai Voorpost Mahkamah Agung RI. Munas ini dihadiri oleh 75% dari jumlah 79 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.
Munas IPASPI ini dibagi kedalam tiga komisi: komisi A membidangi Undang-Undang Dasar dan Rumah Tangga, Komisi B membidangi Tugas Pokok Organisasi dan Komisi C membidangi pemilihan umum.
Sesepuh IPASPI Lies Sugondo, SH., MH , mantan Dirjen Badilum tahun 1992-1998 mengatakan bahwa anggota IPASPI harus konsentrasi dengan apapun yang bisa memajukan anggota, karena selain kita sendiri, tidak akan ada yang memikirkan masa depan kita. "Kalian masih muda, cita-cita harus ditinggikan. Para pengurus harus semangat, jangan melunturkan perjuangan hanya karena segelintir orang yang tidak senang, tapi harus dianggap sebagai pupuk yang menyuburkan, bagi kita semua. Alangkah baiknya, apabila Panitera memberikan jalan keluar bagi setiap masalah. Kita harus seperti kelapa, semakin tua, semakin kental santannya" tambah Lies,
"Saya selalu menjunjung tinggi tut wuri handayani, saya selalu mendukung apapun yang dilakukan IPASPI dan siap membantu.Saya berharap Munas ini bisa berjalan dengan baik." Tutup Lies Sugondo di Munas Kelima ini yang mundur 1 jam 15 menit dari jadwal yang telah ditentukan, karena banyak peserta yang masih dalam perjalanan. (Az/Ats)
