WKMA BIDANG YUDISIAL : `TRANSPARANSI TARUHAN PENTING MAHKAMAH AGUNG`
BOGOR-HUMAS. Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Marianna Sutadi, hari ini tanggal 7 Mei 2008 pada pukul 09.00 WIB membuka pelatihan tentang Sosialisasi Penanganan Alur Naskah Putusan Elektronik yang diperuntukkan bagi Askor, Asisten Hakim Agung pada Mahkamah Agung dan operator pada Hakim Agung.
"Untuk merebut kepercayaan masyarakat, perlu diadakan upaya transparansi dan hal tersebut tidak dapat ditunda lagi serta merupakan taruhan penting bagi Mahkamah Agung untuk menunjukkan kinerja kita. Dalam pembaruan Mahkamah Agung, diperlukan peran serta seluruh warga Peradilan serta peran dari mitra eksternal dari kalangan Lembaga Swadaya Masyakarat maupun Negara Donor sangatlah penting, dan tidak dapat diabaikan begitu saja. Karena peran mitra eksternal ini memungkinkan kita untuk memperoleh perbandingan yang obyektif dan pada akhirnya sangatlah penting untuk mempercepat perubahan pada Mahkamah Agung", ungkap Marianna pada pidato pembukaan dalam acara tersebut.
Masih menurut Marianna, "Pimpinan Mahkamah Agung juga akan bertindak tegas terhadap kinerja staf Mahkamah Agung dan diharapkan supaya seluruh staf bisa taat kepada ketentuan dan kebijakan yang telah digariskan oleh pimpinan Mahkamah Agung. Untuk bisa menjadikan Mahkamah Agung sebagai Badan Peradilan yang dihormati, maka salah satu indikatornya adalah, seberapa cepat putusan dapat diakses oleh publik", ungkap beliau.
Pelatihan Sosialisasi ini terlaksana atas kerjasama Mahkamah Agung, MCC ICCP dan IALDF. Peserta pelatihan Angkatan pertama ini bertempat di Hotel Novotel Bogor dan diikuti oleh 50 (lima puluh) orang peserta. Sedangkan menurut jadwal yang kami peroleh, angkatan pertama dilaksanakan mulai tanggal 7 Mei sampai dengan 8 Mei 2008, angkatan ke dua tanggal 12 Mei sampai dengan 13 Mei 2008, sedangkan untuk angkatan ketiga dilaksanakan pada tanggal 14 Mei sampai dengan 15 Mei 2008. (aria/jup)
