Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Artikel/PEMBUKAAN SELEKSI UJIAN TERTULIS CALON HAKIM AD HOC TINDAK PIDANA KORUPSI TAHAP XXI TAHUN 2024 DI PUSATKAN DI PENGADILAN TINGGI JAKARTA

PEMBUKAAN SELEKSI UJIAN TERTULIS CALON HAKIM AD HOC TINDAK PIDANA KORUPSI TAHAP XXI TAHUN 2024 DI PUSATKAN DI PENGADILAN TINGGI JAKARTA

sony

Jakarta-Humas, Dalam Memenuhi amanat Pasal 10 Undang-undang Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, bahwa dalam mengadili perkara tindak pidana korupsi harus dilakukan oleh Hakim Karier dan Hakim ad hoc dengan komposisi sebagaimana ditentukan dalam undang-undang , maka pada tahun 2024 ini, Mahkamah Agung melalui Panitia Seleksi kembali membuka rekruitmen calon Hakim ad hoc Tindak PIdana Korupsi guna memenuhi kebutuhan formasi maka pada pagi hari ini telah memasuki tahap ujian tertulis.

Sesuai data dari sekretariat , bahwa ujian tertulis Calon Hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi Tahap XXI tahun 2024 ini, dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia yang diikuti oleh 336 peserta dan Khusus di Pengadilan Tinggi Jakarta diikuti oleh 57 peserta.

Dalam sambutannya Ketua kamar Pidana H.Suharto,SH.,M.Hum yang dibacakan oleh Hakim Agung Dr Yanto SH.,MH agar para peserta menjadi calon-calon terbaik yang bisa memenuhi kualifikasi untuk mengisi formasi Hakim Adhoc Tindak PIdana Korupsi tingkat pertama dengan kualitas yang handal dan professional. Maka oleh karena itu, ujian tertulis ini dimaksudkan agar menjaring calon-calon yang berkualitas, sehingga sportifitas para peserta dalam mengikuti seleksi ini sangat diperlukan.

Silahkan berkompetisi secara sehat, jujur dan fair sesuai tahapan seleksi yang sudah ditentukan oleh panitia seleksi. Pada sesi ujian tertulis ini, diharpkan bisa memenfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya agar hasilnya bisa maksimal karena waktu yang disediakan memang cukup leluasa , maka hindarkan dari hal-hal yang tidak produktif dan apabila ada informasi/janji dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang berpotensi merugikan dikemudian hari, saya ingatkan agar diabaikan saja karena seluruh tahapan seleksi dalam rekruitmen ini dilaksanakan secara transparan dan akuntable.

Ujian tertulis ini dimulai dengan sesi pertama : Pukul 08.30 – 10.30 , dan sesi kedua : Pukul 11.00 -17.00 wib.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.