Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Artikel/WAKIL KETUA MAHKAMAH AGUNG BIDANG YUDISIAL PIMPIN UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA

WAKIL KETUA MAHKAMAH AGUNG BIDANG YUDISIAL PIMPIN UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA

okho

Jakarta – Humas : Senin, 3/10/2016 Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Dr H. M. Syarifuddin, SH., MH menjadi pembina upacara dalam memperingati hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh pimpinan Mahkamah Agung, HakimAgung, Hakim Ad hoc, Pejabat eselon I, II,Hakim Yustisial, Pejabat Eselon III, IV serta karyawan dan karyawati Mahkamah Agung, juga diikuti oleh Dharmayukti Karini. Tema dari hari Kesaktian Pancasila kali ini adalah “ KERJA NYATA UNTUK KEMAJUAN BANGSA SEBAGAI WUJUD PENGAMALAN PANCASILA” bertempat dihalaman depan gedung Mahkamah Agung.

Lampiran Dokumen

1 Berkas
JPG

IMG_1665.JPG

7.4 MBDokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.