Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/ACARA PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN PANITERA MUDA PADA MAHKAMAH AGUNG RI

ACARA PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN PANITERA MUDA PADA MAHKAMAH AGUNG RI

okho
•

JAKARTA "“ HUMAS. Ketua Mahkamah Agung RI, Dr. H. Harifin A. Tumpa, SH. MH., mengambil sumpah dan melantik 2 (dua) orang Panitera Muda pada tanggal 28 September 2009, di Ruangan Ketua MA-RI.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Yudisial, para Ketua Muda, Sekretaris, para Pejabat Eselon I, II di lingkungan Mahkamah Agung.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 134/KMA/SK/IX/2009 tanggal 15 September 2009, kedua Panitera Muda yang dilantik adalah Bpk. Machmud Rachimi, SH. MH. sebagai Panitera Muda Pidana Umum pada Mahkamah Agung, dan Bpk. Soeroso Ono, SH. sebagai Panitera Muda Perdata pada Mahkamah Agung.

Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung menekankan bahwa tugas sebagai Panitera Muda dalam hal administrasi perkara seperti registerasi, distribusi, dan pengiriman kembali ke Pengadilan pengaju harus dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab untuk kelancaran penanganan perkara yang masuk ke Mahkamah Agung. (tr,ws/ats)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•