BAIK BURUKNYA HAKIM ADALAH ANDIL ISTRI
Jakarta-Humas: "Saya sangat mengapresiasi semua kegiatan Dharmayukti, di mana manfaatnya sangat terasa baik bagi anggota maupun masyarakat. Saya berharap keberhasilan ini bisa terus ditingkatkan. Seperti program pendidikan bagi anggotanya, baik itu pendidikan mengenai keluarga, mendidik anak-anak serta mengelola keluarga yang baik, karena Keluarga baik akan menghasilkan masyarakat baik, masyarakat baik maka sudah bisa dipastikan negara akan baik pula". Ungkap Harifin A Tumpa, selaku Pelindung Dharmayukti Karini dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas Dharmayukti Karini Mahkamah Agung di Ruang Java, hotel Mercure Ancol, Jakarta (19/09/2011).
Masih menurut Harifin, bahwa baik buruknya Hakim adalah andil istri, termasuk hakim yang tertangkap, hakim yang bermain perkara juga hakim yang selalu berjalan di rel yang sesuai dan mengikuti kata hatinya untuk selalu berbuat dan memutuskan perkara hanya untuk kebenaran. "Saya berharap anggota Dharmayukti Karini membantu suami dalam melaksanakan tugas dalam menegakkan keadilan, peran ibu tentu sangat penting dalam cita-cita menegakkan keadilan di Indonesia ini" tambahnya.
Dharmayukti Karini adalah oganisasi wanita peradilan. Di mana pesertanya berasal dari seluruh peradilan di Indonesia. Berperan menjaga citra wibawa nan luhur serta memperkokoh rasa persatuan warga peradilan. Pada Rakernas yang berbarengan dengan Rakernas Mahkamah Agung ini dihadiri oleh 285 peserta, terdiri dari Pengurus pusat, para istri hakim, para istri pejabat istri eselon 1 dan 2, para istri ketua pengadilan tingkat banding, para istri ketua pengadilan tingkat pertama, para istri ketua pengadilan militer dan TUN dari seluruh Indonesia. Rakernas ini mengangkat tema "Melalui Rapat Kerja Nasional Tahun 2011, Kita Wujudkan Peran Aktif Dharmayukti Karini Dalam Kepedulian Sosial Kepada Anggota Dan Masyarakat".
Herawati A Tumpa selaku ketua umum Dharmayukti Karini dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan Rakernas kali ini adalah untuk mengevaluasi program kerja Dharmayukti Karini baik yang sudah terlaksana, maupun yang akan dilaksanakan. Beliau berharap forum ini bisa dijadikan sebagai ajang komunikasi dua arah, baik untuk saling bertukar pendapat maupun meminta arahan program kerja yang harus meningkatkan peran wanita.
Jika ditelisik selama 9 tahun sejak berdirinya, Darmayukti Karini telah banyak mencapai keberhasilan signifikan yang diberikan dengan dedikasi dan rasa tanggung jawab masing-masing anggota, salah satunya tata organisasi, bidang pendidikan, kegiatan sosial, ekonomi, dan terus berusaha melahirkan karya-karya nyata yang bermanfaat untuk anggota dan masyrakat. Dalam laporan kegiatan sosial, Dharmayukti Karini telah mengeluarkan uang sebesar 1.711.830.250 sebagai dana beasiswa kurang lebih untuk 3 ribu anak diseluruh Indonesia.
Selain membahas rencana kerja dan rapat-rapat, Rakernas Dharmayukti kali ini akan diisi dengan beragam acara, seperti Bazar yang sudah dibuka dan diresmikan langsung oleh Ibu Ketua Umum Dharmayukti Karini (18/09/2011), Ladies Program, dimana peserta akan berkunjung ke Kebun Raya Bogor dan Istana Kepresidenan di Bogor, dan juga Fashion show yang akan mempertunjukan baju-baju khas daerah seperti Sasirangan, songket dan lain-lain.
Dharmayukti Karini 25 september 2011 akan datang berumur 9 tahun, semoga bertambahnya usia ini Dharmayukti mampu meningkatkan perannya sebagai organisasi yang selalu penuh manfaat baik untuk anggota dan masyarakat. Hadir dalam jajaran peserta, Ibu Qomariah Bagir Manan selaku sesepuh Dharmayukti. (Az/Ats)
