Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/THE HON. JUSTICE WAHIDIN PASSED AWAY

THE HON. JUSTICE WAHIDIN PASSED AWAY

azizah
•
Share:

Jakarta – Public Relation: Supreme Court of the Republic of Indonesia mourns, The Hon. Justice Dr. Wahidin SH., MH, one of Justices in Criminal Cases Chamber passed away on March, 3rd 2019 in Mitra Kemayoran Hospital, Jakarta.

This sad news comes to press trough Secretary of the Supreme Court A.S Pudjoharsoyo. According to Pudjoharsoyo, The Hon. Justice Wahidin passed away following his illness, however the illness still mysterious, because in Friday, March 1st, 2019, The Hon. Justice Wahidin still exist in office as usual. The deceased passed away in 69 years old and he will be buried in Pekanbaru.

On his death, on behalf of the Supreme Court Pudjoharsoyo said that The Supreme Court deeply saddened by loss of the Hon. Justice Wahidin. May God give him eternal rest and May God forgive and accept her soul. And for the family may Allah give them the strength to bear the great pain. (Mohammad Noor/Public Relation/Azh/RS)

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•