Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/THE CHIEF JUSTICE OF THE SUPREME COURT AND THE CHAIRMAN OF THE ANTI-CORRUPTION COMMISSION STRENGTHEN COOPERATION ON JUDICIAL TRANSPARENCY AND CORRUPTION ERADICATION

THE CHIEF JUSTICE OF THE SUPREME COURT AND THE CHAIRMAN OF THE ANTI-CORRUPTION COMMISSION STRENGTHEN COOPERATION ON JUDICIAL TRANSPARENCY AND CORRUPTION ERADICATION

azizah

Jakarta-PR: The Chief Justice of the Supreme Court Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. welcomed the visit of the Chairman of the Anti-Corruption Commission on Wednesday, 7 May 2025, at the Supreme Court building, Jakarta. The visit is part of ongoing synergy between two institutions to strengthen transparency, accountability and the eradication of corruption in law enforcement.

During the meeting, the Chief Justice was accompanied by the Vice Chief Justice for Non-Judicial Matters, as well as Chairmen of Criminal, Supervision, and Development Chambers. Besides, the Chairman of the Anti-Corruption Commission accompanied by the Vice Chairman and the Director of Institutional Network Development (PJKAKI).

This meeting resulted in several important agreements to strengthen collaboration between the Supreme Court and the Anti-Corruption Commission. One of the agreements included creating joint agenda to enhance court transparency and accountability, especially in corruption cases and other cases that got public interest.

Both institutions also agreed to improve the capacity of the Supreme Court’s Supervision Board in analyzing Public Official Asset Declaration (LHKPN), as well as in assessing judges and judicial personnel. The result of analysing and assessing will be used to inform promotion and transfer decision.

The Supreme Court and the Anti-Corruption Commission are committed to strengthen each other in building institutional integrity, gaining public trust in the judiciary, and supporting a clean and transparent law enforcement system. (PR/translated by azh/Reviewed by RS)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.