Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MA MELANTIK PLT PANITERA MAHKAMAH AGUNG

KETUA MA MELANTIK PLT PANITERA MAHKAMAH AGUNG

okho
•

JAKARTA "“ HUMAS, "Panitera merupakan posisi penting dalam Mahkamah Agung karena berkaitan langsung dengan proses penyelesaian perkara di Mahkamah Agung". Hal ini disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung, DR H Harifin A Tumpa SH., MH dalam pelantikan Plt Panitera Mahkamah Agung pada Senin, 5 April 2010 di Ruang Ketua Mahkamah Agung. Pejabat Panitera Mahkamah Agung sebelumnya, DR. H.M. Sarehwiyono, SH., MH kini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Semarang dan kini digantikan oleh Suhadi, SH., MH sebagai Plt Panitera Mahkamah Agung.

Dalam pidatonya, Ketua Mahkamah Agung berharap, dengan Plt Panitera yang baru, proses pengikisan perkara di Mahkamah Agung akan semakin cepat dan professional seperti yang telah dilakukan panitera sebelumnya. Terlebih dengan berbagai system yang telah berjalan, proses pengikisan di Mahkamah Agung kini lebih modern bahkan dapat diakses melalui website sehingga public dapat mengetahui sudah sejauh mana perkaranya telah diproses. (humas/ats)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•