Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MA MENERIMA KUNJUNGAN KETUA MA BANGLADESH DAN AFGANISTAN

KETUA MA MENERIMA KUNJUNGAN KETUA MA BANGLADESH DAN AFGANISTAN

okho
•

JAKARTA "“ HUMAS, Jum"™at 27 Januari 2012. Ketua Mahkamah Agung RI dengan di dampingi Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial menerima Kunjungan Ketua Mahkamah Agung Bangladesh DAN Ketua Mahkamah Agung Afganistan, Pertemuan ini rangka mempererat hubungan persahabatan antara MA Bangladesh, MA Afganistan dan MA Indonesia yang berlangsung di ruang kerja Ketua MA Gedung Mahkamah Agung RI.

Sebelumnya Ketua MA Bangladesh dan Ketua MA Afganistan ini mengikuti Pertemuan Judicial Integrity Group dan Regional Workshop yang berada di wilayah Asia Tenggara dan Asia Pasifik pertemuan "Regional Workshop on Judicial Integrity in Southeast Asia: Integrity-based Judicial Reform" yang dipusatkan di Hotel Borobudur, Jakarta, Indonesia pada Kamis "“ Jumat,26 - 27 Januari 2012.(ds/ats)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•