Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MA MENGAMBIL SUMPAH 8 ORANG PANITERA PENGGANTI

KETUA MA MENGAMBIL SUMPAH 8 ORANG PANITERA PENGGANTI

okho
•

JAKARTA -HUMAS, Selasa, 8 September 2009, Pukul 09.00 Ketua Mahkamah Agung, Dr. H. Harifin A. Tumpa, SH. MH. Mengambil sumpah 8 (delapan) orang Panitera Pengganti di ruang Ketua Mahkamah Agung.

Berdasarkan Surat Keputusannya No. 088/KMA/SK/VII/2009 tanggal 1 Juli 2009, Keputusan No. 126/KMA/SK/IX/2009 tanggal 3 September 2009, dan Keputusan No. 127/KMA/SK/IX/2009 tanggal 3 September 2009, 8 orang Panitera Pengganti di ambil sumpahnya oleh Ketua MA, Panitera Pengganti tersebut adalah :

1. Bambang Hery Mulyono, SH.

2. Rafmiwan Murianeti, SH. MH.

3. Bongbongan Silaban, SH. LLM.

4. Murganda Sitompul, SH.

5. Prayitno Iman Santosa, SH. MH.

6. Yusticia Roza Puteri, SH. MH.

7. Lindawaty Simanihuruk, SH.

8. Subur MS., SH. MH.

Para Panitera Pengganti tersebut, yang menurut Undang-Undang harus memiliki pengalaman kerja minimal 10 tahun, dalam tugasnya akan membantu para Hakim Agung dalam memeriksa dan memutus perkara di lingkungan Mahkamah Agung.

Acara Pengambilan Sumpah ini di hadiri oleh Wakil Ketua MA Bidang Yudisial para Ketua Muda, Panitera, Sekretariat Kepaniteraan serta para Panmud, Askor dan Asisten di lingkungan Mahkamah Agung.(tr,ds/ats)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
KETUA MA MENGAMBIL SUMPAH 8 ORANG PANITERA PENGGANTI | Mahkamah Agung RI