Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MA MENJADI PEMBINA UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE-97

KETUA MA MENJADI PEMBINA UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE-97

rudy

Jakarta – Humas: Mahkamah Agung RI menyelenggarakan Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-97 pada Selasa (28/10) di Lantai 9 Gedung Mahkamah Agung. Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2025 Mengangkat tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.

Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. bertindak sebagai pembina upacara dengan turut dihadiri Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, para Ketua Kamar, Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, Pejabat Eselon I hingga IV, Hakim Yustisial, dan seluruh apartur Mahkamah Agung, juga diikuti oleh Pengurus Pusat Dharmayukti Karini.

Pelaksanaan upacara dimulai pukul 08.00 WIB dengan dilakukan penghormatan kepada bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dipimpin Ketua MA yang diikuti oleh peserta upacara.

Upacara berjalan dengan khidmat dengan turut diisi pembacaan teks Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945 serta Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928. Serta mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur. (sk/ds/RS/Photo: alf/kdr)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.