Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/CHIEF JUSTICE INAUGURATES 7 HEADS OF HIGH RELIGIOUS COURT

CHIEF JUSTICE INAUGURATES 7 HEADS OF HIGH RELIGIOUS COURT

azizah
•
Share:

Jakarta-Public Relation: Chief Justice of Supreme Court of Republic of Indonesia, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH. Inaugurates 7 HeadS of High Religious Court on Friday, May 25th 2018 in Kusumah Atmadja Room, Supreme Court Tower 14th floor. This inauguration based on Chief Justice of Republic of Indonesia Decree Number 84/KMA/SK/IV/2018.

The seven Heads of High Religious Court who inaugurated were below:

1. Dr. H. M. Jamil Ibrahim, SH., MH., MM, as Head of High Religious Court of Aceh

2. Dr. H. M. Alwi Mallo, MH, as Head of High Religious Court of Manado

3. Drs. H. Pelmizar, MH, as Head of High Religious Court of Bengkulu

4. Dr. Hj. Alsyah Ismail, SH., MH, as as Head of High Religious Court of Makassar

5. Dr. Drs. H. Abu Huraerah, SH., MH, as Head of High Religious Court of Palu

6. Dr. H. Harun S, SH., MH, as Head of High Religious Court of North Maluku

7. Dr. H. Firdaus Muhammad Arwan, SH., MH, as Head of High Religious Court of Jayapura

This occasion attended by Supreme Court Leaders, Supreme Court Justices, Adhoc-Judges, Echelon 1 to 2 officials, and the other invitations. (Azh)/(RS/photo:Pepy)

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•