Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/CHIEF JUSTICE OF SUPREME COURT INAUGURATES AND TAKES OATH 5 HONORABLE JUSTICE

CHIEF JUSTICE OF SUPREME COURT INAUGURATES AND TAKES OATH 5 HONORABLE JUSTICE

azizah
•
Share:

Jakarta-PR: Chief Justice of Supreme Court of Republic of Indonesia, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH., inaugurates and takes oath five honorable justice on Tuesday, November, 7 2017 in Prof. Dr. Kusumah Atmadja room, Suprme Court Tower 14th floor.

The event based on the Decree of President of Republic of Indonesia, Number: 117/P year 2017 on October, 26 2017. Through this inauguration right now the number of honorable justice in Indonesia are 50.

5 honorable justices inaugurated and taken oath are:

  1. Dr. Gazalba Saleh, SH., MH for Criminal Chamber
  2. Dr. Drs. Muhammad Yunus Wahab SH., MH for Civil Chamber
  3. Dr. Yasardin, SH., M.Hum for Religious Chmaber
  4. Dr. H. Yodi Martono Wahyunadi, SH., MH. for Administrative Chamber
  5. Kol. CHK. Hidayat Manao, SH., MH. for Military Chamber.

Supreme Court Leaders, Honorable Justices, the former of honorable Justices and the other invitations attend the event. (Azh/RS)

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•