Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/CHIEF JUSTICE GUIDES OATH OF MPR SPEAKER FOR THE 2019-2024 PERIOD

CHIEF JUSTICE GUIDES OATH OF MPR SPEAKER FOR THE 2019-2024 PERIOD

azizah
•
Share:

Jakarta – Public Relation: Chief Justice of Supreme Court of the Republic of Indonesia, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, guides oath of office of the speaker of People’s Consultative Assembly (MPR) for the 2019-2024 period on Thursday, October 3rd, 2019 at the MPR complex in Senayan, Central Jakarta. They were taken oath in front of Chief Justice were Bambang Soesatyo as speaker, Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, jazizul Fawaid, Syarief Hasan, Hidayat Nurwahid, Zulkifli Hasan, Hasrul Sani and Fadel Muhammad as Deputy Speaker. (PR/PN/azh/RS)

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
CHIEF JUSTICE GUIDES OATH OF MPR SPEAKER FOR THE 2019-2024 PERIOD | Mahkamah Agung RI