Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MAHKAMAH AGUNG RI TEKEN LoI DENGAN MAJELIS AL A'LA LIL QADHA BAHRAIN

KETUA MAHKAMAH AGUNG RI TEKEN LoI DENGAN MAJELIS AL A'LA LIL QADHA BAHRAIN

rudy
•
Share:

Bahrain-Humas : Ketua Mahkamah Agung RI menandatanganani Letter of Intent (LoI) antara Majlis al A'la lil Qdha (Mahkamah Agung) Kerajaan Bahrain dengan Mahkamah Agung RI di kantor gedung Utama Majlis al A'la Lil Qadha Kerajaan Bahrain Senin 19 November 2018, Manama, Bahrain. Dalam pernyatan kehendak antara MARI dan Majlis al A'la Lil Qadha Kerajaan Bahrain tersebut kedua lembaga tinggi negara sepakat utk menjalin kerjasama dalam 6 (enam) hal yaitu :

  1. Kerjasama dalam bidang pendidikan dan pelatihan hukum dan peradilan;
  2. Kerjasama dalam bidang peningkatan profesionalisme hakim;
  3. Kerjasama dalam bidang pendidikan dan pelatihan melalui program studi banding:
  4. Kerjasama dalam bidang riset/penelitian di bidang hukum dan peradilan;
  5. Kerjasama dalam bidang pertukaran kunjungan event keilmuan, lokakarya, pertukaran keahlian dalam pengembangan hukum berbasis syariah di kedua negara, dan;
  6. Kerjasama dalam bidang bidang-bidang lain yg sesuai kepentingan bersama yang disepakati antara MA RI dan Majlis al A'la lil Qadha (Mahkamah Agung) Kerajaan Bahrain.

(Abdurrahman Rahim/Rudi/Foto: Abu Jahid)

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•