Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KMA MELEPAS 6 (ENAM) HAKIM AD HOC TIPIKOR MA YANG TELAH MEMASUKI MASA PURNABAKTI

KMA MELEPAS 6 (ENAM) HAKIM AD HOC TIPIKOR MA YANG TELAH MEMASUKI MASA PURNABAKTI

rudy
•
Share:

Jakarta-Humas : Ketua Mahkamah Agung (KMA) Melepas 6 (enam) Hakim Ad Hoc Tipikor pada Mahkamah Agung (MA) yang telah memasuki Masa Purnabakti pada Jumat, 27 Agustus 2021 bertempat di Ruang Rapat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Ke enam (6) Hakim Ad Hoc Tipikor MA tersebut adalah :

1. M.S. Lumme,SH.

2. Prof. Dr. Krisna Harahap,SH.,MH.

3. Dr. Leopold L Hutagalung,SH.,MH.

4. Prof. Dr. M. Askin,SH.

5. Prof. DR.H. Abdul Latif,SH.,MH.

6. H.Syamsul Rakan Chaniago,SH.,MH.

Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat ini dihadiri oleh para Pimpinan Mahkamah Agung, Panitera dan Sekretaris Mahkamah Agung. Sebagai Apresiasi dan rasa terimakasih atas pengabdiannya KMA menyerahkan cinderamata Plakat untuk Para Hakim Ad Hoc pada MA yang telah memasuki masa Purnabakti. Acara diakhiri dengan Pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua Kamar Agama, dan dilanjutkan dengan Foto bersama.

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•