Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/PANITERA MAHKAMAH AGUNG MELANTIK 14 HAKIM PEMILAH

PANITERA MAHKAMAH AGUNG MELANTIK 14 HAKIM PEMILAH

rudy

Jakarta – Humas : Panitera Mahkamah Agung Dr. Ridwan Mansyur, S.H., M.H melantik dan mengambil sumpah 14 Hakim Pemilah, pada hari Jum’at, 12 Agustus 2022, bertempat di lantai 2 Gedung Tower Mahkamah Agung.

Dalam sumpahnya, ke empat belas Hakim Pemilah ini berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban mereka dengan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan yang berkenaan dengan tugas dan kewajiban.Mereka juga bersumpah akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Undang-Undang Dasar NKRI 1945.

Adapun ke 14 Hakim Pemilah yang dilantik dan diambil sumpahnya, yaitu

  1. MACHRI HENDRA, S.H., M.H.
  2. POSMA P NAINGGOLAN, S.H., M.H.
  3. MURGANDA SITOMPUL, S.H., M.H.
  4. ENDANG WAHYU UTAMI, S.H., M.H.
  5. NI LUH PERGINASARI ARTITAH RINI, S.H., M.Hum.
  6. SUSI SAPTATI, S.H., M.H.
  7. NINIL EVA YUSTINA, S.H., M.Hum.
  8. RETNO KUSRINI, S.H., M.H
  9. ENDAH DETTY PERTIWI, S.H., M.H.
  10. RAFMIWAN MURIANETI, S.H., M.H.
  11. ALBERTUS USADA, S.H., M.H.
  12. Dr. TAMAH, S.H., M.H.
  13. Dra. Hj. SUHAIMI, M.H.
  14. Dr. Drs. FAISOL, S.H., M.H.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh pejabat eselon II, dan III dilingkungan Kepaniteraan Mahkamah Agung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Humas)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.