Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/PN Blangkejeren Tingkatkan Profesionalistas Pelayanan Informasi Pengadilan dan Pengelolaan Media Lewat Pelatihan

PN Blangkejeren Tingkatkan Profesionalistas Pelayanan Informasi Pengadilan dan Pengelolaan Media Lewat Pelatihan

okho
•
Share:

Informasi menjadi hal yang penting, bahkan di kabupaten terjauh dari Banda Aceh, Kabupaten Gayo Lues. Apalagi informasi mengenai pelayanan pengadilan, jadwal sidang dan status perkara para pencari keadilan di Pengadilan Negeri (PN) Blangkejeren, ibukota kabupaten Gayo Lues, yang wilayahnya luas dan banyak desa yang terpencil. Oleh karena ini Changes for Justice (C4J) bekerjasama dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia, memberikan pelatihan Keterbukaan dan Pelayanan Informasi Publik serta Pengelolaan Media pada tanggal 15-17 September di Pengadilan Negeri Blangkejeren. Pelatihan yang dihadiri oleh 26 staff, termasuk hakim dan panitera juga diikuti oleh Ketua dan Wakil Ketua PN Blangkejeren. "Meskipun berada jauh di kabupaten dengan jarak tempuh lebih dari 12 jam dari Banda Aceh, pelayanan terhadap masyarakat harus tetap prima, sesuai amanat visi misi dan cetak biru Mahkamah Agung 2010 -2035; meningkatkan kredibilitas dan transparansi badan peradilan serta mengembangkan mekanisme akses informasi yang sederhana,c epat , tepat waktu , berbiaya ringan", kata KPN Blangkejeren, Arman Surya Putra SH.MH dalam sambutannya. Bertempat di salah satu ruang sidang utama, para peserta cukup aktif dan antusias mengikuti sesi pelatihan oleh Rully Prayoga, Communication Specialist C4J. Dalam pelatihan ini disampaikan mengenai kategorisasi informasi, organ pelaksana serta tugas dan wewenang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi ( PPID). Tidak hanya itu, peserta juga dilatih untuk dapat mengelola kategori informasi yang dikecualikan, termasuk jenis informasi, dan aturan aturan yang berlaku sesuai dengan SKMA 1-144/2011. Alur pelatihan dilakukan secara interaktif, tidak hanya ceramah, juga dilakukan simulasi peran dan tugas tugas. Sehingga peserta dapat memahami materi pelatihan secara komprehensif dan yang lebih penting memahami proses pengelolaan informasi secara langsung dengan praktek. Peserta cukup aktif berdiskusi dan beberapa diantaranya cukup memahami secara mendalam beberapa materi yang disampaikan. Pada hari ke tiga pelatihan, 17 September 2014 ; peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan media dan wartawan. Hal ini sangat penting untuk membuat strategi dalam membangun relasi dengan pihak media yang akan membantu meningkatkan citra positif pengadilan. Media sangat berperan dalam meningkatkan kepercayaan publik, terutama badan peradilan. Oleh sebab itu pihak pengadilan harus mempunyai langkah strategis ketika membangun relasi dengan media. Dalam pelatihan media tersebut, peserta diajak mengenali jenis jenis media sesuai dengan tujuannya, juga berlatih untuk melakukan wawancara media. Berlatih membuat kata kunci dan menyampaikannya ke media menjadi simulasi yang cukup menarik, ketika beberapa orang peserta diminta untuk melakukan wawancara langsung di depan ruangan pelatihan. "Awalnya saya gugup, karena pertanyaan wartawan tidak fokus dan loncat loncat, tapi saya berusaha untuk tetap berpegang pada kata kunci saya terhadap pengadilan", ujar Kasimin, SH Panitera Muda Perdata yang menjadi salah satu peserta yang melakukan simulasi wawancara tersebut. Selain itu, pada sesi terakhir, dilakukan klinik media, dimaksudkan untuk mencari solusi bagaimana menghadapi wartawan, terutama wartawan tanpa surat kabar yang sering melakukan pemerasan. Karena seringkali PN Blangkejeren diminta sumbangan oleh mereka. "Jika kita melakukan pelayanan dengan baik, jangan pernah takut akan diberitakan negatif, apalagi oleh wartawan yang korannya pun tidak pernah ada, atau jarang terbit; yang harus diingat tetap pegang teguh etika kita dan layani masyarakat dengan baik, media pun akan mendukung kita", kata Rully Prayoga menjelaskan sikap yang harus diambil semua staff PN. Blangkejeren dalam menghadapi media. Seperti yang dikutip dalam amanat KPN.Blangkejeren dalam penutupan, bahwa diharapkan setelah mendapatkan pelatihan, seluruh staff, terutama PPID, Petugas Informasi dan Penanggung Jawab Informasi dapat meningkatkan profesionalistas dalam pelayanan informasi publik, untuk mendukung PN Blangkejeren yang melayani dengan cepat, tepat waktu, akurat, mudah dan berbiaya ringan.(az,rs/humas)

Share this Information

Help share this official information via link or social media channels.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•