Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/BAKTI SOSIAL DALAM MENYAMBUT HARI RAYA PASKAH 2010

BAKTI SOSIAL DALAM MENYAMBUT HARI RAYA PASKAH 2010

okho
•

Jakarta "“ Humas, Dalam rangka menyambut Paskah 2010, maka pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2010, warga Nasrani Mahkamah Agung yang tergabung dalam wadah KRISMA mengadakan Bakti Sosial dengan mengunjungi Panti Jompo Yayasan Getsemani, Depok.

Pada kesempatan ini, KRISMA diwakili oleh Ketua Muda Mahkamah Agung RI Urusan Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara, Prof. Dr. Paulus Effendi Lotulung, SH., memberikan sumbangan berupa sebuah pesawat televisi dan uang tunai yang diterima oleh Ketua Yayasan Getsemani Ibu Selvi. Selain itu untuk lebih menyemarakkan suasana, KRISMA memberikan goody bag kepada masing-masing penghuni panti.

Bakti sosial juga dihadiri Hakim Agung Prof. Dr. Vallerine, SH. MH.; dan Hakim Agung Marina Sidabutar, SH. MH.; serta Hakim Ad Hoc MS. Lumme, SH.; Leopold Hutagalung, SH. MH.; dan Horadin Saragih, SH. MH. (tr)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•