Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KEPALA BADAN URUSAN ADMINISTRASI (KABUA) MELANTIK PEJABAT ESELON IV

KEPALA BADAN URUSAN ADMINISTRASI (KABUA) MELANTIK PEJABAT ESELON IV

okho
•
Bagikan:

Jakarta "“ Humas: Kepala Badan Urusan Administrasi (KABUA) Mahkamah Agung RI Dr. Drs. H. Aco Nur, MH melantik 4 (empat) pejabat eselon IV pada lingkungan Mahkamah Agung RI, pada hari Selasa 25 Maret 2014 di ruangan Wiryono.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI NOMOR :002/BUA/Peng.06.1/3/2014

Nama"“nama pejabat eselon IV yang dilantik, antara lain: 1. Muji Harnanik, SH., MH. 2. Susilowati, SH. 3. Titik Nurjanah, SH. 4. Udin Ramdan, SH.

Hadir dalam acara tersebut pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Mahkamah Agung RI. (Humas)

Bagikan Informasi Ini

Bantu sebarkan informasi resmi ini melalui tautan atau kanal media sosial berikut.

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•