Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MA MELANTIK 3 HAKIM AD HOC PHI & TIPIKOR PADA MAHKAMAH AGUNG

KETUA MA MELANTIK 3 HAKIM AD HOC PHI & TIPIKOR PADA MAHKAMAH AGUNG

rudy

Jakarta - Humas: Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. mengambil sumpah jabatan dan melantik 3 (tiga) Hakim Ad Hoc pada Mahkamah Agung RI untuk periode kedua pada Jumat (27/2) di Ruang Kusuma Atmadja, Tower Mahkamah Agung, Jakarta Pusat.

Adapun yang dilantik sebagai berikut:

1. Dr. Sinintha Yuliansih Sibarani, S.H., M.H. - Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi

2. Achmad Jaka Mirdinata, S.H., M.H. - Hakim Ad Hoc Perselisihan Hubungan Industrial

3. Dr. Andika Yuriko Sari, S.H., M.H. - Hakim Ad Hoc Perselisihan Hubungan Industrial (sk/ds/RS/Photo:kdr,alf)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.