Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KETUA MA, WAKIL KETUA MA BID. YUDISIAL DAN WAKIL KETUA MA BID. NON YUDISIAL HADIRI PENGUCAPAN SUMPAH KETUA KPK DAN PELANTIKAN 7 KOMISIONER KY DI ISTANA NEGARA

KETUA MA, WAKIL KETUA MA BID. YUDISIAL DAN WAKIL KETUA MA BID. NON YUDISIAL HADIRI PENGUCAPAN SUMPAH KETUA KPK DAN PELANTIKAN 7 KOMISIONER KY DI ISTANA NEGARA

okho
•

Jakarta-Humas. Senin, 20 Desember 2010 tepat pukul 14.00 WIB Ketua Mahkamah Agung DR. H. Harifin A Tumpa, SH., MH. Wakil Ketua Mahkamah Agung H. Abdul Kadir Mappong, SH. dan Wakil Ketua Mahkamah Agung DR. H. Ahmad Kamil, SH. M.Hum. menghadiri Pengucapan Sumpah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqodas (KPK) serta 7 Anggota Komisioner Komisi Yudisial (KY)oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara - Jakarta.

Di antara 7 Anggota Komisioner KY merupakan salah satu Hakim Agung Abbas Said, SH. Adapun nama-nama lain yang dilantik Eman Suparman SH MH, Imam Ansori Saleh SH M.Hum, Taufikurohman, Suparman Marzuki SH MSi, Jaja Ahmad Djayus SH M.Hum dan Ibrahim SH MH. Para komisioner datang didampingi oleh istri dan keluarga.

Dalam acara pelantikan ini dihadiri oleh Para Ketua Lembaga Negara antara lain Ketua Mahkamah Agung RI, Ketua DPR RI, Ketua Mahkamah Konstitusi, Ketua BPK dan pejabat negara lainnya.

Diharapkan dengan dilantiknya Ketua KPK dan 7 Komisioner KY ini, lembaga negara kita kedepannya makin transparansi dan akuntabel.(humas)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•