Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/KMA RI MENERIMA KUNJUNGAN SEKJEN DEPARTEMEN KEHAKIMAN BELANDA

KMA RI MENERIMA KUNJUNGAN SEKJEN DEPARTEMEN KEHAKIMAN BELANDA

okho
•

Jakarta-Humas , Bertempat di Ruang Kerja Ketua Mahkamah Agung RI DR.M.Hatta Ali,SH.,MH Menerima kunjungan Sekjen Departemen Kehakiman Belanda Mr J Demmink. Pertemuan ini bertujuan untuk melaksanakan kerjasama Bilateral yang Meliputi Pertukaran Hakim antara Mahkamah Agung RI dan Mahkamah Agung Belanda dan akan diadakan Penanda Tangan MOU, diadakan Seminar Hakim antar Negara.

Dalam Pertemuan ini dihadiri juga oleh Ketua Muda Pembinaan, Ketua Muda Tata Usaha Negara, Hakim Agung dan juga Pejabat Eselon I dan Juga Tim Pembaruan Peradilan.

Pertemuan ini juga diadakan pertukaran Cindera mata dan Penyerahan Soft Copy Cetak Biru Pembaharuan Peradilan 2010-2035 .

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•