Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/PERAYAAN NATAL MAHKAMAH AGUNG RI TAHUN 2009

PERAYAAN NATAL MAHKAMAH AGUNG RI TAHUN 2009

okho
•

Jakarta "“ HUMAS. Dalam rangka menyambut Natal 2009 maka pada tanggal 19 Desember diadakan Perayaan Natal Gabungan Mahkamah Agung dengan 4 (empat) Lingkungan Peradilan, bertempat di Balairung Mahkamah Agung. Perayaan ini diawali acara Kebaktian yang diisi dengan persembahan lagu puji-pujian dari Paduan Suara Gabungan Mahkamah Agung dan Paduan Suara Solideo; dan Khotbah oleh Pdt. R. A. Waney, STh. dengan tema "Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikanNya."

Kebaktian dilanjutkan acara Perayaan yang dibuka dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia, Bpk. Leopold Hutagalung. Selain dihadiri warga Nasrani Mahkamah Agung dan 4 (empat) Lingkungan Peradilan, acara Perayaan juga dihadiri para tamu undangan, yaitu Ketua Mahkamah Agung Dr. Harifin A. Tumpa, SH. MH., Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial H. Abdul Kadir Mappong, SH., Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial Drs. H. Ahmad Kamil, SH. M.Hum., dan beberapa Hakim Agung. Perayaan Natal dimeriahkan dengan lagu-lagu Natal, yang salah satunya dipersembahkan oleh Hakim Agung Timur P. Manurung, SH. MM., puisi Natal, dan pembagian door prize. (tr)

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•