Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/Wakil Ketua MA Bid. Non Yudisial Mengukuhkan Pengurus DKM Al Mahkamah Masa Bakti 2015-2020

Wakil Ketua MA Bid. Non Yudisial Mengukuhkan Pengurus DKM Al Mahkamah Masa Bakti 2015-2020

okho
•
Bagikan:

Jakarta-Humas, Selasa 7 April 2015. Bertempat di Ruang Rapat Pleno Kamar 1. Telah dilaksanakanpengukuhan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Al Mahkamah yang baru dengan masa bakti 2015 sampai dengan 2020. Sebelum pengukuhan dilaksanakan serah terima Aset dari pengurus lama ke baru.

Pengurus lama diwakili oleh DR. H. Abdurrahman, SH., MH. mewakili Ketua DKM lama DR. Drs. H. Andi Syamsualam, SH., MH. Sedangkan pengurus baru langsung diterima oleh Prof. DR. H. Abdul Manan, SH. SIP., M.Hum.

Pengurus baru dengan masa bakti 2015-2020 di kukuhkan oleh Yang Mulia Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial Suwardi, SH., MH.

Berikut lampiran naskah pengukuhan.

Bagikan Informasi Ini

Bantu sebarkan informasi resmi ini melalui tautan atau kanal media sosial berikut.

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

scan0032.pdf

70 KB•Dokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•