Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Berita/WAKIL KETUA MA BIDANG YUDISIAL MENJADI PEMBINA UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA

WAKIL KETUA MA BIDANG YUDISIAL MENJADI PEMBINA UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA

rudy

Jakarta – Humas: Mahkamah Agung menyelenggarakan upacara Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025 bertempat dihalaman Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, dengan Pembina Upacara Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, H. Suharto, S.H., M. Hum.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.

Pelaksanaan Upacara yang dimulai pukul 08.00 wib ini diawali dengan Mengheningkan Cipta, dilanjutkan Pembacaan Naskah Pancasila oleh Pembina Upacara yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, dilanjutkan dengan Pembacaan Naskah Pembukaan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila, dan diakhiri dengan Pembacaan Doa.

Upacara ini diikuti oleh Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Hakim Adhoc, Hakim Yustisial, para Pejabat Eselon 1-4, para Pejabat Fungsional, pegawai serta pengurus Dharmayukti Karini.(enk/ds/RS/photo:sno).

⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.