Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Pengumuman/FITUR PEMUSNAHAN BMN pada e-SADEWA versi 2.1

FITUR PEMUSNAHAN BMN pada e-SADEWA versi 2.1

rudy
•
Bagikan:

Jakarta-Humas, Bersama dengan Surat ini Kami sampaikan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 500/SEK/SK/IV/2022 tanggal 13 April 2022 tentang peningkatan Fungsi Aplikasi e-SADEWA versi 2.1 fitur pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) , sehubungan hal tersebut bahwa terhitung mulai tanggal 18 april 2022 seluruh satuan kerja dilingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya sudah menggunakan Aplikasi e-SADEWA untuk pengusulan Pemushan Barang Milik Negara dan atau Barang Persediaan Yang Diakibatkan Karena gagal lelang maupun tanpa lelang. Yang ditujukan kepada YTH 1. Para Sekretaris Unit Eselon I, 2. Para Sekretaris Pengadilan Tingkat Banding 3. Para Sekretaris Pengadilan Tingkat Pertama. Maka dengan Ini kami Sampaikan Suratnya sebagai Berikut :

Bagikan Informasi Ini

Bantu sebarkan informasi resmi ini melalui tautan atau kanal media sosial berikut.

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

PENERAPAN.pdf

1.4 MB•Dokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•