Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Pengumuman/TINDAK LANJUT PEMANTAUAN KEHADIRAN PNS PASCA CUTI IDUL FITRI

TINDAK LANJUT PEMANTAUAN KEHADIRAN PNS PASCA CUTI IDUL FITRI

azizah
•

Jakarta-Humas: Menindaklanjuti laporan rekapitulasi kehadiran Hakim dan Pegawai Mahkamah Agung RI sebagaimana disampaikan oleh Unit Kerja Eselon I dan Pengadilan Tingkat Banding 4 (empat) lingkungan peradilan (rincian laporan pada lampiran I), Sekretaris Mahkamah Agung meminta kepada para Pejabat Eselon I dan Ketua/Kepala Pengadilan Tingkat Banding untuk mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Terhadap Hakim dan Pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan agar dilakukan penegakkan disiplin dengan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku;
  2. Terhadap Hakim dan Pegawai yang tidak hadir dengan alasan izin agar pejabat yang memberikan izin dapat memberikan penjelasan mengingat dalam PP 11 tahun 2017 tidak terdapat izin, sedangkan bagi yang sakit agar menyertakan surat keterangan dokter, dan bagi yang mengambil cuti tahunan agar menyertakan surat cuti;
  3. Melaporkan point 1 dan 2 di atas kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI, dengan format sebagaimana terampir (lampiran II) dan mengirimkannya melalui email pada alamat:biro-kepegawaian@mahkamahagung.go.idselambat-lambatnya pada tanggal 3 Juli 2018. (Humas)

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

TINDAK_LANJUT_PEMANTAUA_KEHADIRAN_PNS_MA_PASCAIDULFITRI.pdf

5.4 MB•Dokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•