Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Pengumuman/MA LULUSKAN 10 CALON HAKIM AD HOC TIPIKOR TAHAP XI TAHUN 2019

MA LULUSKAN 10 CALON HAKIM AD HOC TIPIKOR TAHAP XI TAHUN 2019

azizah
•

Jakarta-Humas; Berdasarkan Hasil Rapat Panitia Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tahap XI Tahun 2019. Yang dinyatakan lulus pada tahap akhir seleksi Profile Assessment dan Wawancara, Mahkamah Agung RI meluluskan sebanyak 10 (sepuluh) Calon Hakim Ad Hoc Tipikor dengan rincian sebagai berikut : Calon Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Tngkat Banding ada 6 peserta dan 4 peserta Calon Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Tingkat Pertama.

Untuk lebih jelasnya, berikut lampiran daftar nama 10 (sepuluh) Calon Hakim Ad Hoc Tipikor yang dinyatakan lulus pada tahap akhir seleksi Profile Assessment dan Wawancara. (ds/rs)

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

img-712104753.pdf

553 KB•Dokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.•
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.•
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.•
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.•