Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Pengumuman/PEMESANAN DAN PEMBELIAN PAKAIAN DINAS SERAGAM BATIK MAHKAMAH AGUNG (PDSBMA) PADA KOPERASI PUSAT MAHKAMAH AGUNG

PEMESANAN DAN PEMBELIAN PAKAIAN DINAS SERAGAM BATIK MAHKAMAH AGUNG (PDSBMA) PADA KOPERASI PUSAT MAHKAMAH AGUNG

rudy

Jakarta-Humas: Berdasarkan pada surat Ketua Koperasi Pusat Nomor : 03/KPMA/MU/I/2026 tanggal 02 Januari 2026 tentang Pemesanan dan Pembelian Pakaian Dinas Seragam Batik Mahkamah Agung (PDSBMA) pada Koperasi Pusat Mahkamah Agung.

Yang di Tujukan Kepada Yth.

  1. Para Ketua/Kepala Pengadilan Tingkat Banding
  2. Para Ketua/Kepala Pengadilan Tingkat Pertama Empat Lingkungan Peradilan.

Untuk informasi selengkapnya, silakan klik tautan di bawah ini.

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

surat pemesanan batik kopma.pdf

49 KBDokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.