Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Pengumuman/PENGGALANGAN BANTUAN DANA KEMANUSIAAN

PENGGALANGAN BANTUAN DANA KEMANUSIAAN

azizah

Jakarta-Humas: Menindaklanjuti instruksi Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung tanggal 3 Desember 2023 dan Surat Ketua Badan Amil Zakat Nasional RI Nomor B/5501/DUPZ-DPHP/KETUA/KD.02.05/XI/2023 tanggal 28 November 2023 perihal sebagaimana dalam pokok surat, dengan ini dihimbau kepada seluruh pegawai Mahkamah Agung untuk ikut serta berpartisipasi dalam penggalangan dana dan bantuan solidaritas untuk rakyat Palestina.

Bantuan dimaksud dapat disalurkan secara langsung kepada Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Mahkamah Agung atau melalui Rekening Nomor 7777855410 a.n. UPZ BAZNAS MA RI dan melampirkan bukti transfer kepada Pengurus UPZ BAZNAS MA RI (Sdr. Bintang No.HP 082242621853) dengan batas waktu pengumpulan dana bantuan paling lambat tanggal 5 Januari 2024. Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan disetorkan kepada BAZNAS RI dan sebagai akuntabilitasnya bukti penerimaan dan bukti setor akan dikirimkan kepada Pimpinan dan Pejabat Eselon I pada Mahkamah Agung.

Informasi selengkapnya, silakan klik tautan di bawah ini. (Humas)

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

Penggalangan Bantuan Dana Kemanusiaan.pdf

862 KBDokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.