Mahkamah Agung Republik Indonesia
Beranda/Pengumuman/UNDANGAN MENGHADIRI SECARA ONLINE PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN KERJA SAMA YUDISIAL ANTARA MAHKAMAH AGUNG RI DENGAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK SINGAPURA

UNDANGAN MENGHADIRI SECARA ONLINE PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN KERJA SAMA YUDISIAL ANTARA MAHKAMAH AGUNG RI DENGAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK SINGAPURA

rudy

Jakarta-Humas: Sehubungan dengan tindak lanjut kerja sama Mahkamah Agung RI dengan Mahkamah Agung Republik Singapura yang mulai diinisiasi pada Maret 2023, maka akan diselenggarakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Ceramah oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Singapura Honorable Sundaresh Menon dengan topik "International Mediation" yang akan diselenggarakan pada hari Selasa, 7 November 2023 pukul 09.00 - 11.30 WIB. Mengingat pentingnya kegiatan ini maka diharapkan kehadiran secara langsung bapak/ibu pada acara tersebut melalui saluran zoom meeting.

Untuk informasi selengkapnya, silakan klik tautan di bawah ini. (Humas)

Lampiran Dokumen

1 Berkas
PDF

UNDPeserta scr online.pdf

1.6 MBDokumen Resmi
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Cek info perkara Anda hanya di: https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.
⚠️ Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahkamah Agung.
1. Mahkamah Agung tidak melakukan komunikasi baik lisan maupun tertulis dengan pihak berperkara.
2. Semua komunikasi yang berkaitan dengan penyelesaian perkara meliputi informasi kekurangan berkas, registrasi perkara, dan pemberitahuan salinan putusan disampaikan melalui pengadilan pengaju.
3. Pengadilan pengaju akan menyampaikan kepada pihak berperkara melalui petugas resmi yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan.